Bagi penderita asma, alergi pernapasan, atau kondisi paru-paru lainnya, mencari cara untuk meredakan gejala dan meningkatkan kualitas hidup adalah hal yang esensial. Selain pengobatan konvensional, terapi tradisional seperti bekam (cupping therapy) semakin banyak diteliti dan digunakan sebagai metode komplementer untuk mendukung kesehatan pernapasan.

Bagaimana Masalah Pernapasan Memengaruhi Tubuh?
Kondisi seperti asma dan alergi pernapasan ditandai oleh peradangan pada saluran udara, penyempitan bronkus, dan produksi lendir berlebih. Ini menyebabkan gejala seperti sesak napas, batuk, mengi, dan dada terasa sesak. Tujuan utama pengobatan adalah mengurangi peradangan dan membuka saluran udara.
Mekanisme Bekam dalam Mendukung Kesehatan Pernapasan
Bekam, terutama ketika diterapkan di area punggung atas, dada, dan leher, diyakini dapat memberikan beberapa manfaat untuk masalah pernapasan:
- Mengurangi Peradangan di Saluran Udara: Hisapan bekam meningkatkan aliran darah ke area yang diterapi. Peningkatan sirkulasi ini dapat membantu mengurangi peradangan lokal pada jaringan paru-paru dan saluran pernapasan. Dengan berkurangnya peradangan, saluran udara dapat menjadi lebih terbuka dan mengurangi respons alergi.
- Membantu Melonggarkan Lendir dan Dahak: Stagnasi lendir dan dahak adalah masalah umum pada asma dan bronkitis. Hisapan bekam dapat membantu memobilisasi lendir yang kental, membuatnya lebih mudah untuk dikeluarkan dari paru-paru melalui batuk.
- Meredakan Ketegangan Otot Dada dan Punggung: Penderita masalah pernapasan sering mengalami ketegangan pada otot-otot di dada, punggung atas, dan leher akibat kesulitan bernapas atau batuk kronis. Bekam dapat meredakan ketegangan otot ini, memberikan rasa lega dan memungkinkan pernapasan yang lebih dalam dan lebih mudah.
- Meningkatkan Fungsi Paru-paru: Dengan memperbaiki sirkulasi di sekitar paru-paru dan mengurangi ketegangan, bekam secara tidak langsung dapat mendukung fungsi paru-paru yang lebih baik, memungkinkan pertukaran oksigen yang lebih efisien.
- Efek Relaksasi dan Pengurangan Stres: Kecemasan dan stres dapat memicu atau memperburuk serangan asma. Efek relaksasi yang dihasilkan oleh bekam dapat membantu menenangkan sistem saraf, mengurangi tingkat stres, dan berpotensi menurunkan frekuensi serta intensitas serangan asma.
Penempatan Titik Bekam yang Relevan
Untuk masalah pernapasan, terapis biasanya akan menempatkan cangkir di area punggung bagian atas (terutama di antara tulang belikat), dada bagian atas (hati-hati dan dengan hisapan ringan), dan kadang-kadang di leher. Penempatan ini ditujukan untuk menargetkan titik-titik akupunktur yang berhubungan dengan paru-paru dan sistem pernapasan.
Pentingnya Pendekatan Komplementer
Bekam harus dianggap sebagai terapi komplementer, bukan pengganti untuk obat-obatan yang diresepkan dokter untuk asma atau alergi. Selalu konsultasikan dengan dokter atau terapis bekam profesional sebelum memulai terapi ini, terutama jika Anda memiliki kondisi medis yang serius atau sedang mengonsumsi obat-obatan. Dengan pendekatan yang terintegrasi, bekam dapat menjadi alat yang berharga untuk mendukung kesehatan pernapasan Anda.