Bekam adalah terapi yang aman dan bermanfaat jika dilakukan dengan benar. Namun, persiapan yang tepat sebelum sesi bekam adalah kunci untuk memastikan pengalaman yang nyaman, efektif, dan bebas risiko. Memahami apa yang perlu Anda perhatikan dan hindari akan membantu tubuh Anda siap menerima manfaat terapi ini sepenuhnya.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan (Lakukan Ini):
- Konsultasi Awal dengan Terapis: Ini adalah langkah terpenting. Berbicaralah jujur tentang riwayat kesehatan Anda, termasuk:
- Kondisi Medis yang Ada: Penyakit jantung, diabetes, hemofilia, tekanan darah tinggi/rendah, atau masalah kulit.
- Obat-obatan yang Dikonsumsi: Terutama obat pengencer darah (aspirin, warfarin) atau steroid.
- Kehamilan atau Menyusui: Bekam mungkin tidak disarankan atau memerlukan penyesuaian khusus.
- Alergi: Terhadap minyak pijat, antiseptik, atau material lain.
- Kekhawatiran Lain: Jangan ragu untuk bertanya apa pun yang membuat Anda ragu.
- Jaga Hidrasi Tubuh: Minum air yang cukup sehari sebelum dan pada hari sesi bekam. Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan mendukung sirkulasi darah dan membantu proses detoksifikasi.
- Makan Ringan 2-3 Jam Sebelumnya: Hindari datang ke sesi bekam dengan perut kosong total (Anda bisa merasa pusing) atau terlalu kenyang (bisa menyebabkan mual). Makanlah makanan ringan dan bergizi sekitar 2-3 jam sebelum sesi.
- Pastikan Istirahat Cukup: Tubuh yang segar dan tidak kelelahan akan lebih siap menerima terapi. Tidur yang cukup di malam sebelumnya sangat dianjurkan.
- Kenakan Pakaian Longgar dan Nyaman: Ini akan memudahkan terapis untuk mengakses area yang akan dibekam dan membuat Anda lebih nyaman selama dan setelah sesi.
Hal-Hal yang Perlu Dihindari (Jangan Lakukan Ini):
- Jangan Konsumsi Kafein atau Alkohol Berlebihan: Kafein dan alkohol dapat memengaruhi tekanan darah dan hidrasi tubuh. Sebaiknya hindari minuman ini setidaknya 24 jam sebelum bekam.
- Hindari Makanan Berat, Berlemak, atau Pedas: Makanan seperti ini dapat membebani sistem pencernaan dan berpotensi menyebabkan ketidaknyamanan selama sesi bekam. Pilihlah makanan yang mudah dicerna.
- Jangan Olahraga Berat: Hindari aktivitas fisik yang intensif atau olahraga berat pada hari sesi bekam. Biarkan tubuh Anda dalam kondisi rileks.
- Hindari Mencukur Area yang Akan Dibekam (Jika Bekam Basah): Kulit yang baru dicukur bisa sangat sensitif dan rentan terhadap iritasi atau infeksi jika dilakukan bekam basah. Jika memang perlu, lakukan beberapa hari sebelumnya.
- Jangan Menggunakan Lotion atau Minyak di Area Bekam: Kulit yang bersih dari lotion, minyak, atau krim akan membantu cangkir menempel dengan baik dan hisapan lebih efektif.
- Hindari Pengencer Darah (Jika Disarankan Terapis/Dokter): Jika Anda mengonsumsi obat pengencer darah, sangat penting untuk memberitahu terapis Anda. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin disarankan untuk menghentikannya sementara (dengan persetujuan dokter) jika akan menjalani bekam basah.
Dengan melakukan persiapan yang tepat, Anda tidak hanya memastikan keamanan dan kenyamanan, tetapi juga memaksimalkan manfaat terapeutik dari setiap sesi bekam Anda.